Hotspot Belum Tentu Api: Pelajaran Pahit dari Langit Kalimantan yang Mengepul
Musim kemarau datang lagi. Sungai Mahakam, Barito, Kapuas yang dulu gagah, kini mengering sampai bisa jadi lapangan bola. Asap tebal menggantung di atas atap-atap rumah. Kita sudah hafal adegan ini. Di episode terbaru The Voice of Tropical Rainforest, saya ngobrol dengan dua orang yang hidup di garis depan kebakaran. Pak Sahar Alhaq, Ketua UPTD KPHP Telake di Kabupaten Paser dan PPU - seorang firefighter hutan sejati, dan Dr. Ibrahim, Kepala Pusat Studi dan Rehabilitasi Hutan Tropis Universitas Mulawarman. Dari obrolan panjang itu, ada satu kalimat yang harus kita catat tebal-tebal: hotspot belum tentu api. Satelit membaca panas, bukan api Kita semua sekarang bisa membuka peta hotspot di HP. Titik merah bertebaran. 123 hotspot di KPHP Telake! Panik. Padahal kata Pak Shahar, setelah timnya cek ke lapangan, paling cuma 20 yang benar-benar api. Kenapa? Karena satelit tidak melihat api, tapi membaca tingkat panas. Sistemnya punya level 7, 8, dan 9. Level 7-8 bisa jadi hanya seng terbu...



