Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Paru-Paru Dunia di Halaman Belakang Kita: Pelajaran dari Prof. Paulus Matius tentang Hutan Hujan Tropis

Kalau kamu lahir dan besar di Kalimantan, hutan bukan cuma pemandangan. Hutan adalah rumah, supermarket, apotek, dan sekolah pertama. Prof. Paulus Matius dalam program The Voice of Tropical Rainforest Itulah yang diceritakan Prof. Emeritus Dr. Paulus Matius dalam program The Voice of Tropical Rainforest oleh Pusat Studi dan Rehabilitasi Hutan Tropis (Pusrehut) Universitas Mulawarman.  Masa kecilnya tidak dihabiskan di depan layar, tapi di dalam rimbunnya hutan hujan tropis. Berinteraksi langsung dengan burung, monyet, serangga, dan pohon-pohon raksasa.  Dari situlah rasa cinta dan pemahaman mendalam tentang hutan tumbuh. Sebuah hubungan yang hari ini makin langka, padahal justru paling kita butuhkan. Prof. Emeritus Dr. Paulus Matius - The Voice of Tropical Rainforest, Pusrehut Unmul (Sumber: YouTube) Kita sering dengar istilah "paru-paru dunia", tapi apa sih sebenarnya yang membuat hutan hujan tropis kita begitu vital? Mari kita bedah dengan bahasa yang lebih memb...

Postingan Terbaru

Bandara dan Hutan Tropis: Komitmen Lingkungan dari Balikpapan untuk Indonesia

Dunia di Titik Nadir: Mengapa Perdamaian Semakin Menjauh? (Global Peace Indeks 2026)

Simpul Dayak Borneo: Impian tentang Episentrum Peradaban Dayak di Nusantara

Tersedia Sekarang: Buku Panduan Belajar Analisis Jaringan Sosial

Dari "Like" ke pembenaran diri: Medsos dan evolusi pikiran menuju radikalisme

Tiga skenario masa depan protes Iran: Akankah tertulis lembar sejarah baru?

Ideologi yang mematikan ekonomi: Kegagalan sistemik teokrasi Iran

Otoritarianisme - Totalitarianisme: Kekuasaan absolut yang membelenggu kebebasan